BREBES – Usai mengikuti retret di Akmil Magelang, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengumpulkan ratusan ASN di hari pertama kerja, Senin 3 Maret 2025.
Ratusan ASN Pemkab Brebes dikumpulkan di aula lantai lima Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT). Mereka berkenalan dengan Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma yang baru pertama kali masuk kerja semenjak dilantik Presiden Prabowo pada 20 Januari lalu.
Pasca dilantik, selama delapan hari Paramitha mengikuti retret bersama kepala daerah lainnya yang diadakan di Lembah Tidar Akmil Magelang. Sementara tugas bupati saat itu dijalankan oleh Wakil Bupati, Wurja.
Saat bertemu dengan ratusan ASN, Bupati Brebes berkenalan dan menyalami satu per satu ASN yang ada di lingkungan Pemkab Brebes. Paramitha juga meminta kepada seluruh ASN untuk mendukung dan bisa bekerja sama yang baik.
“ASN harus bersinergi dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Brebes. Karena saya yakin Bupati Brebes dan wakilnya tidak akan bekerja dengan baik kalau tidak didukung oleh semua elemen pemerintahan,” katanya.
Dia melanjutkan, ia juga menekankan target progray 100 hari kerja harus dijalankan sesuai dengan yang sudah disampaikan sebelum pelantikan. Menurut dia, program Mitha-Wurja saat ini sudah terealisasi dan dirasakan masyarakat.
“Nakes door to door, kemudian perbaikan jalan sudah mulai dijalankan, pelayanan dasar, pembuatan KK dan KTP satu hari jadi,” lanjut dia.
Usai Retret dan Masuk Hari Pertama Kerja, Bupati Brebes Kumpulkan Ratusan ASN

Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes memperketat pengawasan terhadap kepala sekolah negeri. Sebanyak 40 kepala sekolah…

Puluhan wali murid SDN Brebes 01 kompak mengenakan baju hitam saat mendatangi Dindikpora Brebes. Mereka mempersoalkan lokasi relokasi sekolah yang disiapkan untuk perluasan RSUD Brebes.

BREBES – Perbaikan Jembatan Sitanggal di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal…

Menko PM Muhaimin Iskandar meminta Brebes mendapat perhatian khusus karena menjadi kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah. Gubernur, bupati, BUMN, dan pesantren diminta bergerak cepat.








