“Selain terhadap peningkatan PDB, lapangan kerja kita juga akan lebih terjamin,” ujar Sarmuji dalam konferensi pers bersama Bahlil, Senin (26/10/2026).
Peningkatan utilisasi industri berpotensi mendorong produksi, memperkuat kontribusi manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB), serta menjaga kebutuhan tenaga kerja.
Meski demikian, hasilnya tetap bergantung pada kepastian pasokan, harga gas, dan kemampuan industri menyerap tambahan bahan baku. Kebijakan ini juga berkaitan dengan komposisi pemanfaatan gas nasional.
Bahlil menyebut sekitar 70 persen produksi gas Indonesia digunakan untuk kebutuhan domestik, sedangkan sekitar 30 persen diekspor. Pemerintah membuka kemungkinan untuk meninjau kembali komposisi tersebut sesuai kebutuhan nasional.
Singapura Minta Komitmen Kontrak Dihormati
Pengurangan ekspor gas Indonesia turut mendapat perhatian pemerintah Singapura.
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong pada Minggu (25/10/2026) menyatakan bahwa pasokan gas diatur melalui kontrak komersial dan seluruh pihak diharapkan memenuhi komitmen yang telah disepakati.
Pernyataan itu disampaikan setelah Indonesia mengumumkan pengurangan pengiriman gas melalui pipa. Pemerintah Singapura menyatakan importir gasnya akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya sesuai kontrak.
Otoritas Pasar Energi Singapura atau Energy Market Authority (EMA) menyebut pengurangan tersebut setara dengan kurang dari 2 persen kebutuhan gas harian Singapura, yang mencapai lebih dari 1.000 BBTUD.
Menteri yang membidangi energi dan industri Singapura, Tan See Leng, menyatakan harga listrik dalam jangka pendek diperkirakan tidak terdampak signifikan oleh pengurangan pasokan dari Indonesia. Singapura memiliki sumber gas yang beragam, termasuk impor LNG dari pasar internasional.
Analis Rystad Energy, Prateek Pandey, menilai pengurangan saat ini masih dapat dikelola Singapura karena negara tersebut telah mendiversifikasi sumber pasokannya. Namun, ia mengingatkan bahwa situasi dapat berubah jika pengurangan pasokan semakin besar atau produksi dari lapangan gas terganggu.
Pandey juga menilai masa berakhirnya sejumlah kontrak gas pada 2028 akan menjadi titik penting bagi hubungan pasokan energi kedua negara.













