Kepala UPPD Samsat Brebes Agung Brilliantoro mengatakan, kepadatan Kantor Samsat kembali terjadi sejak dua hari jelang program tersebut berakhir.
Dua hari terakhir ini, total warga yang membayar pajaknya mencapai 2.000-an. Sedangkan di hari terakhir ini, jam pelayanan kemungkinan akan dibuka hingga malam mari.
“Kembali ramai itu sejak dua hari terakhri, yaitu Sabtu, kemarin. Kemungkinan hari ini juga dua ribuan lagi yang datang,” ujarnya.
Selama program ini digulirkan, kata dia, kepadatan warga yang datang ke Samsat Brebes untuk bayar pajak sangat tinggi.
Kepadatan terjadi pada awal pembukaan program yang dibuka pada 8 April 2025 lalu. Total kendaraan mencapai enam ribu per harinya.
“Di pertengahan, jumlah yang datang sempat turun. Namun, kembali ramai di dua hari terakhir ini,” jelasnya.
Agung menyebutkan belum ada rencana perpanjangan program tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Yang jelas, kata dia, pihaknya akan fokus pada pelayanan hari ini.
“Belum ada (informasi perpanjangan). Yang jelas, kita akan fokus pada pelayanan hari ini,” pungkasnya.
Ribuan Pemohon Membludak di Hari Terakhir Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat Brebes

Rekomendasi untuk kamu

Din Syamsuddin mendesak Kapolri Suyudi Ario Seto mencopot Kapolda Jawa Tengah Roy Hardi Siahaan buntut kontroversi penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo.

Kejari Brebes menahan dua tersangka dugaan korupsi kredit mikro bank BUMN. Modus manipulasi data nasabah menyebabkan kerugian negara Rp3,52 miliar.

CREA memperkirakan polusi akibat karhutla berkaitan dengan 3.560 kematian di Indonesia pada September 2026. Sebanyak 57,8 juta penduduk terpapar udara tidak sehat.

Wagub Jateng Taj Yasin memastikan anak-anak terdampak penggeledahan dua lokasi di Sukoharjo dan Karanganyar mendapat pendampingan psikologis dan jaminan pendidikan.

RSUD Brebes membutuhkan tambahan lahan 6.000 meter persegi untuk program revitalisasi 2027. Lahan SD Negeri Brebes 01 dan Dindikpora masuk kajian, sementara wali murid menolak relokasi.







