BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan 2026/2027, Ini Wilayah dan Bulannya

Prediksi puncak musim hujan 2026-2027 menurut BMKG
BMKG memprediksi puncak musim hujan 2026/2027 berlangsung secara bertahap mulai Desember 2026 hingga Februari 2027. (Foto: Ilustrasi AI)

Februari 2027
Sementara pada Februari 2027, sebanyak 190 ZOM atau 16,79 persen luas daratan Indonesia diprediksi mencapai puncak musim hujan. Wilayahnya mencakup Lampung bagian tengah, sebagian besar Jawa, sebagian besar Bali, NTB, NTT, sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku serta sebagian besar Papua.

Durasi Musim Hujan Diprediksi Lebih Pendek
BMKG juga memperkirakan musim hujan 2026/2027 berlangsung lebih singkat di banyak wilayah. Sebanyak 482 ZOM atau 51,90 persen luas daratan Indonesia diprediksi mengalami durasi musim hujan lebih pendek dari kondisi normal.

Sebaliknya, 60 ZOM atau 8,58 persen diperkirakan mengalami musim hujan lebih panjang, sedangkan 40 ZOM atau 5,06 persen berada pada durasi normal.

Dari sisi sifat hujan, mayoritas wilayah diprediksi berada dalam kategori normal, yakni 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia. Namun, terdapat 147 ZOM atau 18,55 persen wilayah yang diperkirakan mengalami kondisi lebih basah dari normal. Sebanyak 42 ZOM atau 11,69 persen lainnya diprediksi berada di bawah normal atau lebih kering.

Perbedaan waktu masuknya musim hujan tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan prakiraan cuaca dan informasi BMKG di wilayah masing-masing. Terlebih, periode puncak hujan yang berlangsung relatif singkat dapat meningkatkan perhatian terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.