Dalam pemeriksaan, tim juga mengaku mendapat pengawasan ketat dari sejumlah petugas lapas. Fikri menyebut terdapat lebih dari 10 petugas yang mengikuti pergerakan tim.
Dalam kesempatan berbeda, Fikri juga menyampaikan bahwa proses pemeriksaan sempat diwarnai aksi saling dorong hingga salah satu anggota tim mengalami cedera karena terjepit pagar.
Ombudsman menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena pengawasan eksternal terhadap lembaga pemasyarakatan seharusnya dapat berjalan sesuai kewenangan dan prosedur.
Ombudsman Minta Fasilitas Dievaluasi
Atas berbagai temuan tersebut, Ombudsman berencana menyampaikan tindakan korektif kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ombudsman meminta fasilitas khusus tersebut dievaluasi, termasuk keberadaan bangunan yang menyerupai vila serta penghuniannya oleh warga binaan.
Ombudsman juga meminta agar warga binaan yang menempati fasilitas tersebut dikembalikan ke sel sesuai ketentuan apabila memang tidak memiliki dasar penempatan yang sah.
Di sisi lain, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) telah membentuk tim untuk memeriksa dan memverifikasi temuan Ombudsman. Pemeriksaan mencakup sarana, prasarana, administrasi, standar pelayanan, hingga aspek pengamanan di Lapas Cibinong.
Hingga tahap pemeriksaan tersebut selesai, sejumlah informasi mengenai status bangunan, mekanisme pembayaran, serta dasar penempatan warga binaan di area tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses verifikasi resmi.
Temuan Ombudsman ini kembali menyoroti pertanyaan besar mengenai standar perlakuan terhadap warga binaan, pengawasan di dalam lapas, serta potensi adanya fasilitas yang berbeda jauh antara satu penghuni dengan penghuni lainnya.
Beranda
Headline
Ombudsman Bongkar 'Vila Mewah' di Lapas Cibinong: Ada AC, TV Besar hingga Rencana Minigolf
Ombudsman Bongkar ‘Vila Mewah’ di Lapas Cibinong: Ada AC, TV Besar hingga Rencana Minigolf

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Warga Makassar, Arjuna, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp160 juta dalam dugaan penipuan jasa modifikasi motor di Slawi. Ia mengklaim telah melaporkan kasus tersebut dan datang langsung ke Jawa Tengah untuk meminta kepastian hukum.

JAKARTA – Sejumlah daerah di Indonesia mulai menghadapi dampak dari kebijakan efisiensi belanja transfer ke…







