Sebagai konsekuensinya, kedua fasilitas tersebut masuk dalam rencana pemindahan. RSUD Brebes bahkan membuka peluang memberikan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk membantu pembangunan fasilitas pengganti sekolah maupun kantor dinas.
Azmi menyebut opsi tersebut telah dibahas dalam rapat Dewan Pengawas RSUD Brebes. “Kami juga sudah membahas dalam rapat Dewan Pengawas bahwa rumah sakit akan membantu melalui CSR untuk pembangunan SD ataupun kantor dinas, bergantung pada kebutuhan dan keputusan selanjutnya,” katanya.
Namun, skema tersebut masih sebatas kemungkinan. Kepastian lokasi pengganti, bentuk dukungan pembiayaan, serta mekanisme pemindahan belum ditetapkan.
Delapan Layanan Medis Jadi Prioritas Pengembangan
Di balik polemik kebutuhan lahan, revitalisasi RSUD Brebes dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan medis. Konsep awal penataan fasilitas atau stacking diagram mencakup pembangunan area dengan total luasan sekitar 6.000 meter persegi.
Sejumlah layanan prioritas yang direncanakan meliputi ruang bersalin, kamar operasi, perawatan intensif, layanan intervensi, rawat inap, hemodialisis, radiologi, hingga instalasi gawat darurat.
Ruang bersalin atau VK dan post partum direncanakan seluas 528 meter persegi dengan kapasitas enam ruang tindakan dan delapan tempat tidur.
Sementara ruang operasi dialokasikan seluas 696 meter persegi untuk tiga kamar operasi. Fasilitas ICU, PICU, dan NICU direncanakan menempati area 750 meter persegi dengan kapasitas total 25 tempat tidur.
Pengembangan juga mencakup ruang tindakan intervensi seluas 420 meter persegi yang dilengkapi fasilitas catheterization laboratory (Cathlab) dan empat tempat tidur ICCVCU.
Untuk pelayanan rawat inap, disiapkan area seluas 480 meter persegi dengan kapasitas 20 tempat tidur. Ruang hemodialisis direncanakan seluas 168 meter persegi dengan lima tempat tidur, sedangkan radiologi mendapatkan alokasi 369 meter persegi.
Adapun instalasi gawat darurat (IGD) direncanakan memiliki luas 269 meter persegi dengan sedikitnya 14 tempat tidur. Ruang sterilisasi dialokasikan 252 meter persegi dengan minimal dua unit sterilisator.













