Melalui pemaparan kedua narasumber, peserta juga diajak menghubungkan pemikiran Ali Syariati dengan dinamika kehidupan kebangsaan saat ini.
Moderator M. Iqbal Tanjung memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, dan tanggapan terhadap materi yang dibahas.
Keterlibatan mahasiswa dan aktivis organisasi kepemudaan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya ditempatkan sebagai pendengar, tetapi juga diberi ruang untuk menyampaikan perspektif dan membangun dialog.
DPC PKB Brebes berharap kegiatan bedah buku dapat menjadi agenda pengembangan wawasan yang mempertemukan dunia politik, pendidikan, dan gerakan sosial.
Melalui diskusi tersebut, generasi muda diharapkan semakin terbiasa membaca, berani mengemukakan pendapat, serta memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan keadilan dan kemanusiaan di lingkungan sekitarnya.













