Di sisi lain, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan biaya pengobatan para korban ditanggung pemerintah daerah. Penanganan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Batang, RSUD Limpung, dan beberapa puskesmas.
Pemkab Batang juga telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan audit terhadap SPPG terkait serta monitoring terhadap dapur MBG lainnya. Evaluasi menyeluruh ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa kembali terjadi dan memastikan program MBG berjalan dengan standar keamanan pangan yang ketat.
Bagi pemerintah daerah, persoalan bukan sekadar memastikan makanan tersalurkan kepada penerima manfaat, tetapi juga memastikan makanan tersebut aman dikonsumsi sejak proses pengolahan hingga sampai ke tangan penerima.
Ratusan Warga Diduga Keracunan MBG, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

RSUD Brebes mencatat 280 pasien ISPA sepanjang 1-24 September 2026. Sekitar 80 persen pasien merupakan anak-anak dan IGD nyaris penuh.

Buntut dugaan keracunan massal MBG di Bawang, Batang, SPPG Bela Batang Sejahtera disuspend 30 hari. Hasil evaluasi akan menentukan apakah dapur kembali beroperasi atau ditutup permanen.

Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan makanan MBG yang dibawa pulang oleh penerima manfaat dan kemudian…

Tawaran kerja di dapur MBG justru berujung perkara. Seorang pria di Brebes diduga meminta uang Rp1 juta hingga Rp7 juta kepada warga yang ditawari pekerjaan dan peluang menjadi supplier SPPG. Kasusnya kini ditangani Polres Brebes.

Hingga laporan dibuat, proses verifikasi masih berjalan. PMI Kabupaten Brebes mengedepankan ketepatan data dan kerahasiaan…







